Home Warna Warni Tugas Akhir Yang Meraih Juara

Tugas Akhir Yang Meraih Juara

Hasil riset yang dituangkan ke dalam tugas akhir seorang mahasiswa berhasil meraih juara dalam lomba karya tulis mengenai pertahanan, menjadi topik Warna Warni kali ini.  Awalnya, Vicko Gentantyo Anugraha melakukan riset terkait peluru frangible hanya untuk memenuhi syarat kelulusan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Namun, mahasiswa Jurusan Teknik Material dan Metalurgi itu, dengan percaya diri mengikutsertakan hasil risetnya pada Lomba Karya Tulis Indonesia yang diadakan oleh Tentara Negara Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Bertemakan pertahanan nasional, Vicko mengenalkan peluru frangible yang belum pernah diproduksi di Asia. Tidak disangka, dari 134 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, Vicko berhasil menyabet juara pertama.

Vicko menjelaskan mengenai berbagai keunggulan peluru frangible, salah satunya adalah komposisi penyusun serbuk peluru. Jika biasanya timbal yang menjadi penyusunnya, Vicko menggantinya dengan tembaga.

Menurut Vicko, timbal merupakan zat berbahaya jika sampai terjadi kontak langsung dengan manusia. Peluru frangible lebih membahayakan daripada peluru biasa, tapi lebih aman. Sebab, peluru biasa akan menimbulkan back-splash ketika membentur benda keras dan membahayakan orang sekitar.

Peluru biasa akan mempunyai 2 kemungkinan, kalau tidak back-splash, maka akan menembus tubuh. Sedangkan peluru frangible mampu hancur ketika mengenai permukaan keras atau mengenai tubuh, sehingga orang sekitar tidak terkena dampak dari pecahan peluru tersebut. Banyak rintangan dan hambatan yang menghadang Vicko untuk menjadi juara. Misalnya, ketika ia harus membuat produk jadi sesuai persyaratan lomba dalam waktu singkat, setelah dirinya lolos menjadi 12 besar dari 134 peserta dengan kategori umum.

Atau, Vicko terjebak kemacetan parah ketika akan melakukan presentasi di Jakarta. Semula Vicko sebagai kontestan pertama yang maju presentasi, akhirnya menjadi kontestan terakhir. Namun, usaha Vicko pun membuahkan hasil, Vicko menyabet juara pertama dalam ajang tersebut. Atas prestasi tersebut, Vicko berharap pemerintah dapat mengapresiasi karya-karya pemuda di Indonesia.

Dalam pengerjaan riset tersebut, Vicko didukung oleh berbagai pihak. Mulai dari teman, dosen pembimbing, hingga pemerintah, seperti Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Mereka tertarik membantu pendanaan riset yang rencananya akan menjadi proyek jangka panjang itu.// Devy

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990