Home Warna Warni Atraksi Budaya Prajurit TNI Di Haiti

Atraksi Budaya Prajurit TNI Di Haiti

Atraksi budaya yang dilakukan oleh prajurit penjaga perdamaian Tentara Nasional Indonesia-TNI di Haiti menjadi topik Warna Warni kali ini.

Bulan Februari 2014 lalu sebanyak 167 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII - C/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haiti) mendapat penghargaan Medali PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) melalui Special Representative of Secretary General (SRSG) Minustah, Sandra Honore, dalam suatu upacara militer di Delta Champ Port au Prince, Haiti.

Upacara resmi tersebut juga dilaksanakan bersamaan dengan kontingen dari Philipina, yang dihadiri oleh seluruh pejabat penting Minustah, seperti Force Commander Letjen Edson Leal Pujol dan pejabat sipil serta tamu undangan yang merupakan staf Internasional PBB dan beberapa warga Indonesia di Haiti.

Pada kegiatan Medal Parade kali ini, dilakukan pemberian kenang-kenangan berupa kain Ulos oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Kizi TNI Konga XXXII-C Letnan Kolonel-Letkol Czi Alfius Navirinda Krisdinanto kepada SRSG dan juga Force Commander.

Selain pemberian kenang-kenangan, para personel Satgas kizi TNI menampilkan 2 tarian yang mewakili kekayaaan khazanah tarian milik Bangsa Indonesia yakni Tari Papua dan Tari Dayak, yang ditampilkan dengan apik dan indah selayaknya penari asli dari daerah yang diwakili oleh para prajurit TNI.

Menurut Letkol Alfius, pementasan Tari Dayak dipilih karena mayoritas prajurit dari Kontingen Indonesia adalah prajurit dari Tanjung Pura, Kalimantan Barat.

Selanjutnya seluruh hadirin yang hadir dibuat terkesima dan kagum dengan penampilan atraksi debus yang ditampilkan prajurit Indonesia dengan menggunakan api serta besi berukuran sekitar 40 cm yang ditusukkan keleher.

Keseluruhan atraksi yang berlangsung meriah tersebut membuat para tamu undangan merasa senang dan terhibur atas penampilan para prajurit Garuda pada malam penghargaan tersebut.

setelah atraksi budaya, acara Medal Parade ditutup dengan sajian kuliner khas Indonesia yang dibuat sendiri oleh para prajurit penjaga perdamaian dari TNI.

Kuliner khas Indonesia yang disajikan oleh Kontingen Indonesia diantaranya Nasi Rawon, Rendang, Semur, Tongseng, Sate Ayam, Sate Kambing, Risoles, Lemper, Kue Lapis, Kue Putri Salju, Kelepon, dan lain sebagainya yang disajikan dengan menarik. Yang menarik perhatian adalah kelepon dan kopi luwak minuman yang sangat diminati oleh para tamu undangan. 

Begitulah bangsa Indonesia dikenal di pentas Internasional pada missi PBB di Haiti yang tergabung dalam Minustah selain keramah tamahan yang melekat sebagai identitas bangsa kita namun budaya, kultur, etnik dan bahasa yang sangat beragam membuat bangsa lain bedecak kagum terhadap Indonesia.// Devy

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990