Home Warna Warni Lari Di Atas Tual Sagu Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Lari Di Atas Tual Sagu Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional

Topik Warna Warni kali ini mengenai lomba lari di atas batang pohon sagu di sungai.

Selama ini, penduduk Indonesia hanya mengenal daerah penghasil sagu adalah daerah yang berada di wilayah Indonesia Bagian Timur, seperti Papua, Maluku dan Sulawesi.

Ternyata, di wilayah Indonesia Bagian Barat, tepatnya Kabupaten Kepulauan Meranti, merupakan daerah penghasil sagu terbesar tidak hanya di Indonesia. Bahkan kabupaten termuda di Riau itu menempati urutan ketiga terbesar sebagai daerah penghasil sagu di dunia.

Kabupaten Kepulauan Meranti adalah salah satu kabupaten di provinsi Riau, Indonesia, dengan ibu kotanya Selatpanjang. Nama Meranti diambil dari nama gabungan "Pulau Merbau, Pulau Ransang dan Pulau Tebingtinggi" yang terdapat di kabupaten tersebut.

Sebagai daerah penghasil sagu, tentu saja daerah ini memiliki tradisi dan budaya asli masyarakat yang memanfaatkan tanaman sagu. Sebut saja “Lomba Lari di atas Tual Sagu”. Tual sagu sendiri adalah batang pohon sagu dalam bahasa daerah kabupaten kepulaun Meranti.

Tradisi ini adalah lomba lari di atas batang sagu yang disusun berjejer di sungai. Karena dahulu, biasanya pengangkutan tual sagu dari hutan ke perkampungan melalui sungai.

Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) yang menaungi wilayah Riau, Kepri, Jambi dan Bangka Belitung di Tanjung Pinang, mengusulkan tradisi dan budaya asli kabupaten Meranti ini menjadi cagar budaya nasional ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dengan demikian, tradisi Lomba Lari Di Atas Tual Sagu ini akan lebih dikenal  di seluruh Nusantara dan diakui sebagai warisan budaya nasional.

Lomba Lari di atas Tual Sagu ini sendiri merupakan tradisi dan budaya asli masyarakat Kepulauan Meranti turun temurun. Mulai dikenal, setelah diperkenalkan oleh Sanggar Bathin Galang, salah satu sanggar seni di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurut Sopandi Ketua Sanggar Bathin Galang, jenis lomba lari ini hanya ada di Meranti, jangan sampai diambil orang lain. Suatu saat akan menjadi brand dan ikon Kepulauan Meranti yang mengimplentasikan tradisi budaya masyarakat setempat.// Dewv

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990