Home Warna Warni Potensi Indonesia Sebagai Pemasok Produk Olahan Rumput Laut

Potensi Indonesia Sebagai Pemasok Produk Olahan Rumput Laut

Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk menjadi negara pemasok produk olahan rumput laut di dunia, karena memiliki potensi bahan baku yang kaya, namun belum disertai kegiatan industri pengolahan yang maksimal, menjadi topik Warna Warni kali ini.

Indonesia memiliki sumber daya plasma nutfah rumput laut kurang lebih 555 jenis. Potensi budidaya laut di Indonesia terbilang cukup besar, termasuk area untuk budidaya rumput laut yang diperkirakan mencapai 1,1 juta hektar untuk pengembangannya. Namun lahan yang dimanfaatkan hanya sebesar 20 persen atau sekitar 220 hektar. Dengan demikian, Indonesia berpotensi menjadi pemasok rumput laut terbesar dunia.

Menurut data dari Kementrian Perindustrian, Indonesia merupakan penghasil rumput laut di dunia dengan produksi mencapai 1,9 juta ton pada tahun 2008. Hasil tersebut diperoleh hanya dengan memanfaatkan lahan seluas 220 hektar.

Saat ini, Indonesia masih menjadi eksportir rumput laut terpenting di Asia, namun nilai ekspor tersebut hanya diperoleh dari komoditas rumput laut kering. Baru sebagian kecil diolah dalam bentuk bahan setengah jadi dan bahan jadi. Selain itu, rumput laut juga dapat diolah menjadi lebih dari 500 produk jadi (ends product).

Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat peningkatan produksi rumput laut nasional selama tiga tahun terakhir. Selain produksi naik, proses pengolahannya juga berkembang lebih baik.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja, menyatakan target volume produksi tahun ini bisa mencapai 7,5 juta ton.

rumput laut merupakan salah satu sumber kekayaan hayati di sektor kelautan. Selain itu juga merupakan komoditas strategis untuk membuka peluang lapangan kerja dan pengurangan pengangguran serta peningkatan pendapatan masyarakat pesisir,

Menurut Sjarief, rumput laut termasuk salah satu komoditas yang paling mudah dibudidayakan masyarakat pesisir. Bisnis ini tidak memerlukan keterampilan yang spesifik. Oleh karena itu, menjadi petani rumput laut dapat dijadikan alternatif mata pencaharian masyarakat pesisir.

Beberapa daerah yang menjadi lahan budidaya potensial rumput laut antara lain Sabang, Sumatera Selatan, Riau, Bangka, Banten, Pulau Seribu, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Papua. // Devy

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990