Home Warna Warni Bandara Soekarno Hatta Peringkat Empat "The World’s Most Improved Airport"

Bandara Soekarno Hatta Peringkat Empat "The World’s Most Improved Airport"

Edisi kali ini mengetengahkan topik mengenai Bandara Soekarno Hatta Peringkat Empat "The World’s Most Improved Airport"

Bandara Internasional Soekarno-Hatta menempati peringkat keempat dalam jajaran bandara dengan peningkatan pelayanan terbaik di dunia atau The World’s Most Improved Airport 2014 versi Skytrax. Skytrax sebuah lembaga di Inggris yang secara rutin melakukan pemeringkatan maskapai dan bandara, dan hasilnya diakui oleh industri penerbangan internasional. Pada tahun 2013, Skytrax melakukan penilaian pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko dalam keterangan tertulis, 2 April 2014 mengatakan dari penilaian tersebut ada beberapa itemyang perlu ditingkatkan. Setelah dilakukan peningkatan, hasilnya Bandara Sukarno Hatta berada pada peringkat keempat dalam jajaran The World’s Most Improved Airport 2014.Hal tersebut, sejalan dengan target Angkasa Pura yang akan menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bandara kelas dunia pada 2016.

Nama-nama bandara yang masuk ke dalam daftar The World’s Most Improved Airport 2014 diantaranya didapat dari hasil survei terhadap 12,85 juta penumpang pesawat dari 110 negara berbeda. Survei dilakukan sejak 2013 hingga Februari 2014 guna mengevaluasi pengalaman penumpang pesawat terhadap 39 item pelayanan di bandara. Antara lain ketersediaan taksi beserta tarif yang wajar, kenyamanan terminal, suasana di terminal, desain , serta kebersihan terminal. Peringkat Bandara Internasional Soekarno-Hatta di dalam daftar tersebut lebih baik dari Ferenc Liszt International Airport di Rumania, Gatwick Airport di London, Baiyun Airport di Guangzhou, Dubai International Airport di Dubai, King Khalid International Airport di Riyadh, dan Barajas Airport di Madrid.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini beroperasi dengan tiga terminal penumpang, yaitu Terminal 1 dan Terminal 2  dengan kapasitas masing-masing 9 juta penumpang per tahun, serta Terminal 3 dengan daya tampung sebanyak 4 juta penumpang per tahunnya. Tahun lalu, bandara berkode CGK ini tercatat sebagai yang tersibuk kedelapan di dunia dengan total pergerakan penumpang mencapai 62,1 juta penumpang. Bram Bharoto Tjiptadi, Senior General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mengatakan beberapa peningkatan layanan yang telah dilakukan diantaranya terkait dengan pelayanan taksi. Pada akhir tahun lalu, Angkasa Pura II bersama sembilan operator taksi resmi Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyepakati tingkat pelayanan standar dan jaminan pelayanan standar. Di samping itu, saat ini juga tengah dilakukan sejumlah pengembangan di Bandara Sukarno Hatta, diantaranya Terminal 3 Ultimate yang akan beroperasi pada September tahun ini.

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa menyambut positif penilaian itu. Namun Dia mengingatkan agar pengelola bandara tidak cepat berpuas diri atas pencapaian tersebut, dan masih banyak yang perlu dibenahi. Salah satu persoalan yang paling krusial menurut Hatta adalah over kapasitas. Menurutnya, permasalahan tersebut menurutnya akan berdampak pada penurunan pelayanan kepada penumpang. Hal ini tentu menjadi tantangan, tidak hanya pelayanan namun juga keselamatan dan keamanan penumpang. Selain pelayanan, Hatta juga mengatakan bahwa bandara memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian. Namun kontribusi tersebut tidak bisa dilihat hanya dari pendapatan bandara, namun harus dilihat sebagai urat nadi ekonomi nasional.// Wati

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990