Home Warna Warni Festival Maritim Internasional Indonesia Pertama

Festival Maritim Internasional Indonesia Pertama

Warna Warni Festival bertema bahari dan kemaritiman akan digelar di Indonesia untuk pertamakalinya pada Jumat 28 Maret hingga 3 April.

wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan menginspirasi acara-acara pariwisata bertema bahari dan kemaritiman. Salah satunya Indonesia International Maritime Festival (IIMF) dan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2014. Kegiatan yang baru pertamakali Indonesia lakukan ini berlangsung 28 -31Maret 2014 di Batam dan pada 2-4 April di Natuna dan Anambas, Kepulauan Riau.

IIMF 2014 merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan serta mempromosikan potensi maritim di Kepulauan Riau. Serta memajukan dan mensejahterakan masyarakat khususnya di Batam, Natuna, dan Anambas dalam hal perhubungan, olahraga, pariwisata dan budaya. Sedangkan MNEK akan menjadi acara dua tahunan.

Kegiatan ini berkerjasama dengan TNI AL, didukung Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrian Pertahanan serta instansi terkait, bertujuan memetakan kekuatan maritim nasional serta mempromosikan Batam sebagai maritime hub/pusat kelautan yang memiliki daya tarik wisata yang besar.

Perhelatan ini akan dihadiri oleh berbagai investor, pelaku industri maritim dan pariwisata, hingga para turis yang berasal dari 17 negara ASEAN juga China, Rusia, Korea Selatan, Selandia Baru, Jepang, India, Amerika Serikat serta Kroatia.

Beragam kegiatan telah disiapkan dalam acara tersebut, antara lain Maritime Conference dan Expo, sprint track dan olympyc track dari area Nongsa, dan grand vondo cycling dari Nongsa Barelang Nongsa.

Acara tersebut juga akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan pertunjukan seni budaya berupa parade, jazz festival, dive, dance dan DJ entertainment serta pertunjukan angklung yang dipusatkan di Nongsa Point Marina.

Pulau Batam, Natuna, dan Anambas dipilih karena memiliki infrastruktur yang paling siap. Selain itu, ketiganya berlokasi di wilayah terluar Indonesia. Pemilihan Batam sebagai tuan rumah juga bukan asal pilih. Batam merupakan pintu masuk utama terbesar ketiga setelah Jakarta dan Bali, sehingga memiliki peran yang signifikan dalam kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

Selain itu, terdapat 200 galangan kapal di Batam yang akan menjadi daya tarik bagi para turis domestik dan internasional.

Galangan kapal Batam sebagai industri strategis dalam menyiapkan komponen cadangan nasional untuk pengembangan industri maritim berupa pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut, infrastruktur, dan fasilitas wisata bahari sekaligus menjadi kebanggaan industri maritim nasional. // Devy

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990