Home Warna Warni Cahaya Dari Timur : Beta Maluku Akan Berkeliling Pentas Internasional

Cahaya Dari Timur : Beta Maluku Akan Berkeliling Pentas Internasional

Film yang diangkat dari kisah nyata perjuangan perdamaian di Maluku akan  dibawa berkeliling pentas internasional, menjadi topik Warna Warni kali ini

film Cahaya Dari Timur:  Beta Maluku, yang mengambil lokasi shooting di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Pulau Ambon dan Jakarta, mengangkat kisah nyata kehidupan Sani Tawainella mantan pemain sepakbola asal Tulehu yang sukses menyatukan anak-anak usia 15 dari dua komunitas Islam-Kristen dalam satu tim sepakbola dan berhasil menjuarai Kompetisi Nasional U-15 tahun 2006.

Dengan pemikiran yang sederhana, Sani ingin mengembalikan jati diri orang Maluku, yang saat itu sedang bertikai untuk kembali berdamai sebagai orang basudara yang terbingkai dalam hubungan Pela dan Gandong. 

Glenn Fredly sang produser yang juga musisi asal Maluku, menjelaskan Film Cahaya dari Timur: Beta Maluku hampir seluruhnya menggunakan bahasa melayu Ambon dan seluruh karakter pemain anak-anaknya diperankan oleh anak-anak asli Maluku. Film ini menceritakan sebuah konflik horizontal yang terjadi selama lima tahun.

Glenn menambahkan, film yang baru akan tayang pada Juni 2014, rencananya akan dibawa berkeliling pentas internasional. Menurut sang produser, rencana ini disebabkan karena potensi dan kesenjangan sosial yang ada bisa menjadi konflik di mana pun. Di belahan dunia barat dan timur, masalah perdamaian akan jadi soal utama yang diperhatikan,

sebelumnya, ‘Cahaya Dari Timur : Beta Maluku’ diperkenalkan secara singkat pada pagelaran Festival Orang Basudara yang dihelat pada 10 Maret  2013 lalu. Acara ini merupakan momen penting bagi orang Maluku untuk menyuarakan pengalamannya ketika berupaya bangkit dari keterpurukan akibat konflik komunal yang pecah 15 tahun lalu kepada masyarakat Indonesia.

Selain ‘Cahaya Dari Timur” : Beta Maluku’, diluncurkan pula buku berjudul “Carita Orang Basudara” yang merangkum kisah pengalaman dari 26 penulis yang memiliki latarbelakang yang beragam, baik dari segi profesi, usia, gender bahkan tingkat keterlibatannya dalam konflik di Maluku. Dan juga pemutaran film dokumenter Provokator Damai yang menjadi pemenang dalam Eagle Awards Documentary Competition 201// Devy

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990