17September2014

Home Warna Warni Melestarikan Wayang Melalui Coklat

Melestarikan Wayang Melalui Coklat

Dalam acara Warna Warni, edisi kali ini mengenai Melestarikan Wayang Melalui Coklat

Wayang merupakan aset budaya Indonesia yang banyak mengandung nilai filosofis, historis, dan akademis. Budaya yang merupakan salah satu warisan dunia ini  nampaknya mulai luntur di masyarakat. Karena itu diperlukan upaya-upaya kreatif untuk melestarikannya. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka  adalah Achmad Kunaryo, Agnes  Rizkintya, Muhamad Hafiyyan, Aninda Rizki, dan Siti Gora Khrisdi membuat suatu media “Wayang Coklat Indonesia” (way.co.id) merupakan media yang dianggap tepat untuk tetap mempopulerkan wayang di kalangan masyarakat

Melalui produk tersebut, wayang dikenalkan kepada masyarakat dalam makanan berupa coklat. Ide tersebut yang akhirnya mengantarkan mereka lolos dalam pendanaan program Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan tahun 2013. Wayang diperkenalkan pada kemasan coklat. Setiap kemasan way.co.id terdapat keterangan satu tokoh wayang. Selain itu terdapat slogan “Save Our Culture, Save Indonesia” yang merupakan ajakan bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga budaya Indonesia.

Lain lagi yang dilakukan Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB-UB) yang didalangi oleh Supardi (Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi/Program Studi Ekonomi Islam 2011) berhasil menjadi Juara I Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) Tingkat UB. Dalam karya berjudul "CHOCHOWA": Creative and Innovative Produk Berbasis Sosial Budaya Sebagai Penambahan Wawasan Nilai Filosofi, Etika dan Estetika, Supardi dan tim mengangkatkan kelezatan rasa CHOCHOWA berbahan dasar coklat yang hampir disukai oleh semua kalangan. Hal ini dimanfaatkan oleh Supardi dan Tim untuk melestarikan budaya wayang dan mengenalkan tokohnya yang saat ini sudah hampir tidak diminati khususnya oleh kalangan muda. 

Melalui CHOCHOWA, mereka memperkenalkan wayang dengan membentuk coklat sebagai bahan dasar utamanya ke dalam wujud tokoh-tokoh pewayangan.  Selain memiliki nilai ekonomis, produk ini juga sarat dengan nilai sosial, karena Supardi dan tim juga menuliskan pesan-pesan moral singkat pada tiap bungkus CHOCHOWA. Supardi dan tim berharap agar mahasiswa FEB-UB dapat lebih memanfatkan peluang usaha yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi tetapi juga nilai sosial yang tinggi dan terus meningkatkan prestasinya. // Wati

 

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990