Home Pesona Indonesia Kembali Ke Alam Bersama Suku Baduy

Kembali Ke Alam Bersama Suku Baduy

PesonaIndonesia edisi kali ini, kami akan mengajak Anda kembali ke alam bersama suku Baduy, Banten.

Mencari kedamaian hati dapat Anda lakukan dengan cara mengunjungi desa Kanekes atau lebih dikenal dengan desa Baduy di Banten. Anda dapat melupakan ponsel atau alat elektronik lainnya saat Anda mengunjungi Desa Kanekes ini . Selain tidak ada listrik untuk men-charge hp Anda, di desa ini Anda juga akan kesulitan menemukan sinyal telpon seluler. Jadi lebih baik Anda menatap alam sekitar dan mendengarkan suara-suara alam. Karena di sinilah Anda akan merasakan kehidupan masa lalu sebelum memasuki sebuah zaman dari akibat revolusi industri yang menguasai dunia saat ini. Desa Baduy, terletak di perbukitan Gunung Kendeng, sekitar 75 kilometer arah selatan Rangkasbitung, Banten.
Desa Kanekes Ini merupakan tempat yang tepat untuk Anda yang ingin merasakan ketenangan yang jarang ditemukan di kota besar. Bagi mereka yang memiliki naluri berpetualang mungkin akan merasakan trekking di desa Baduy sangat memukau. Kehidupan keseharian masyarakat Baduy yang memegang teguh adat istiadat merupakan daya tarik tersendiri bagi Anda yang berminat menelusuri budaya unik kearifan lokal yang luar biasa ini. Suku Baduy sering disebut urang Kanekes. Baduy sebetulnya bukanlah nama dari komunitas yang ada di desa ini. Nama tersebut menjadi melekat karena diberikan oleh peneliti Belanda yang menyamakan mereka dengan Badawi atau Bedoin Arab yang merupakan masyarakat nomaden atau berpindah-pindah. Dari Badawi atau Bedoin, kemudian nama itu pun bergeser menjadi Baduy.

Orang Baduy, karena bermukim di Desa Kanekes, sebenarnya lebih tepat disebut sebagai Orang Kanekes. Namun karena istilah “Baduy” terlanjur lebih dulu dikenal, maka nama “Baduy” lebih populer ketimbang “Orang Kanekes”. Jika Anda ingin mengunjungi Desa Kanekes selain mempersiapkan fisik Anda juga harus siap untuk menghormati dan mematuhi peraturan adat yg berlaku di kawasan ulayat masyarakat Baduy yang dibuat Jaro atau Kepala Desa Kanekes.  Adat Baduy sangat membatasi sentuhan dengan dunia modern, terutama pada listrik dan peralatan elektronik lainnya. Untuk penerangan, Suku Baduy mengunakan lilin, bukan semacam obor.

Anda dapat menjelajahi hutan yang subur dan pemandangan yang masih alami karena orang-orang Baduy sangat mencintai alam sehingga begitu terjaga kelestariannya. Berbaur dengan penduduk lokal yang luar biasa adalah hal yang sangat berharga. Anda dapat mengamati gerak bahasa tubuh yang langsung dapat menggambarkan betapa mereka sangat peka ,  ramah dan bersahaja. Apabila Anda berminat menginap maka bisa tinggal di rumah-rumah tradisional Baduy, di Desa Cicakal. Anda diharapkan tidak menggunakan handphone, camera, atau radio. Jika di wilayah Baduy Luar Anda masih bisa memotret maka di wilayah Baduy Dalam memotret tidak diperbolehkan. Kawasan Baduy ini berjarak kurang lebih 40 km dari kota Rangkasbitung. Menuju kawasan itu Anda dapat menggunakan mobil pribadi atau kendaraan umum sekitar satu jam dari Rangkasbitung.

Untuk mencapai desa Baduy Anda dapat menempuh jalur melalui Rangkasbitung-Ciboleger, dengan angkutan bus,  mobil umum atau mobil pribadi.  Ciboleger merupakan pintu masuk ke kawasan Baduy. Jenis kendaraan apapun harus ditinggalkan Desa Cibolegar dan mulailah Anda menjelajahi alam Baduy dengan berjalan kaki. Suasana di kawasan Baduy sangat sejuk dan alami, tidak ada polusi udara dan pencemaran lingkungan. Perjalanan dari desa ke desa lainnya ditempuh melalui jalan setapak yang kadang-kadang melintasi sungai dan bukit-bukit atau melewati jembatan bambu berkonstruksi alami tanpa menggunakan paku. Sepatu atau sandal gunung sangat direkomendasikan sebagai alas kaki Anda agar tidak mudah tergelincir, apalagi di jalan menanjak. Jangan lupakan pula jaket atau jas hujan serta tudung tas yg kedap air untuk melindungi barang bawaan agar tidak basah//Nuke

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990