Pelangi Nada

Pada Pelangi Nada edisi daerah kali ini, kami akan menghadirkan seorang penyanyi Indonesia “Cicih Cangkurileung” Cicih Cangkurileung adalah nama panggung untuk pesinden yang dikenal sebagai penyanyi jaipongan, kliningan, serta kecapian. Nama aslinya adalah Cicih Rukesih. pada usia 5 tahun, Cicih Cangkurileung sudah menimba ilmu sebagai juru kawih kliningan pada Cucun Cunayah dan Suwandi, yang merupakan seorang juru rebab. hal ini membuat sejumlah seniman tradisi waktu itu memprediksi Cicih kecil akan menjadi penerus Titin Fatimah dan Upit Sarimanah. pada usia 7 tahun, Cicih muda yang diberi julukan Cicih Cangkurileung sudah menyabet juara pertama kawih kliningan.

Cicih dilahirkan di tengah keluarga pemusik dan dalang. sejak kecil ia sudah menyanyi di depan umum. nama panggung Cangkurileung yang artinya burung kutilang, mulai dipakainya ketika mengikuti kontes sinden yang mengharuskan peserta menggunakan nama burung di belakang namanya. saat usianya menginjak remaja, namanya cepat dikenal, khususnya di kalangan pencinta seni kliningan dan bajidoran. bahkan, pada pertengahan tahun 1970-an hingga awal tahun 1980-an, namanya dikenal sebagai juru kawih untuk kesenian bajidoran serta jaipongan yang saat itu digandrungi. kelebihan Cicih Cangkurileung sebagai pesinden adalah pada warna suara yang lantang, improvisasi dalam senggol atau ornamen lagu, terutama senggol kejawen, pedotan atau teknik masuk pada tiap baris lagu, dan juga kekuatannya manggung hingga dini hari tanpa juru kawih pendamping. 

Cicih Cangkurileung telah telah berkarier di dunia seni Sunda lebih dari 45 tahun. tidak kurang dari 150 lagu telah Cicih ciptakan. salah satu lagu hitnya adalah "Adu manis". pada hari Selasa, tanggal 18 September tahun 2012 sekitar pukul 02.00 WIB di kediamannya, Kampung Sembung Desa Gunung Sembung kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. sang Kutilang telah meninggalkan pencintanya untuk selamanya.  Almarhumah bukan hanya dikenal sebagai maestro seni tradisional kliningan ataupun seni Sunda di Kabupaten Subang khususnya dan Jawa Barat pada umumnya. akan tetapi, juga sosok wanita yang sangat ramah dalam memberikan ajaran atau ilmu seni kawih kliningan maupun wejangan agama saat dia menjadi dai. // Chandra

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990