Pelangi Nada

Acara Pelangi Nada, sebuah acara yang memperkenalkan musik   Indonesia, baik tradisional  maupun modern..pada edisi Pelangi Nada musik daerah kali ini, kami akan mengajak anda menikmati lagu-lagu dari daerah Bali.. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut.. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok dengan Ibukota provinsi di Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini..Bali terkenal di dunia sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya.

nama Widi Widiana adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi pencinta lagu pop Bali. Widi adalah salah seorang penyanyi pria Bali yang sampai kini tetap mempertahankan warna khasnya yaitu Bali- Mandarin. Pria kelahiran Kuta, 5 April 1974 ini mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi penyanyi. Widi yang pada mulanya membawakan lagu-lagu dangdut ini mengawali karir musiknya pada tahun 1990an.saat itu orangtuanya memfasilitasi Widi dan saudaranya dengan seperangkat alat band.kesempatan itu digunakannya untuk belajar bermain gitar.ia membentuk grup band “Diana Junior” bersama saudara-saudaranya dan “Diana Senior” bersama musisi luar dengan Widi sebagai vokalisnya. “Diana Junior” hanya tampil di daerah sendiri sementara “Diana Senior” tampil di banjar-banjar di Legian dan Kuta, hingga Denpasar, Tabanan, Singaraja, Gianyar, dan Bangli. Grup “Diana Senior” akhirnya berkenalan dengan Yan Bero, penyanyi Bali kondang zaman itu dan mulai ikut manggung ke daerah-daerah. Yan Bero menyanyikan lagu Bali, sedangkan Widi menyanyikan lagu dangdut Indonesia.

 Saudara, dari aliran dangdut, Widi beralih ke reggae, dan grupnya ini mulai bermain di kafe-kafe.pada tahun 1993, Yan Stereo, penyanyi daerah Bali, mengajak Widi rekaman lagu Bali.ternyata diam-diam mendiang bapaknya menciptakan 10 lagu untuk Widi.tiga dari lagu tersebut masuk dalam album kompilasi “ Iluh Mebaju Barak” bersama empat penyanyi lainnya, produksi Maharani Record. Album itu meledak di pasaran.tahun 1994, Yan Stereo menggandeng Jimi Silaa mengajaknya membuat album kompilasi “Kasmaran” bersama Sri Dianawati di bawah bendera Aneka Record.lagi-lagi album tersebut booming. Widi kembali mendapat kontrak oleh Aneka Record meluncurkan album solo “Sesapi Putih” yang juga memuat satu lagu ciptaan almarhum bapaknya “Ni Luh Sekar”. Album ini juga sukses di pasaran.kontrak Widi terus diperpanjang hingga tahun 2004 dan telah menelorkan beberapa album berikutnya. Menurut Widi, saat itu dia bisa mengeluarkan album tiap 8 bulan sekali.pemilik nama lengkap I Ketut Widiana ini kembali meluncurkan album barunya pada akhir 2012 setelah vakum sejak pernikahanya tahun 2005 lalu pada album ini, salah satu lagu dibawakan berduet dengan adiknya, Sri Dianawati. Widi mengatakan, selama tidak mengeluarkan album, dirinya masih tetap manggung di acara-acara tertentu. Pria yang kini menggeluti bisnis properti ini berkomitmen akan tetap eksis untuk melestarikan lagu Bali dan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, Bali. Dia juga berharap generasi muda tetap mencintai lagu Bali.// Wati

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990