Pelangi Nada

Pelangi Nada edisi pop kali ini, kami akan memperkenal seorang penyanyi pop Ebiet G. Ade yang Berjaya tahun 1970- an 

Ebiet G. Ade yang lahir di Banjarnegara, Jawa Tengah, 21 April 1954 ini, terlahir dengan nama Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far. Kemarin usianya genap 60 tahun. Ebiet adalah seorang penyanyi dan penulis lagu Indonesia. Ebiet ini, terkenal dengan lagu lagunya bertemakan alam dan duka derita kelompok yang tersisihkan. Lagu – lagu yang dibawakan Ebiet ber genre balada ini, memotret suasana kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970 – an hingga sekarang. Adapun thema lagu yang dibaeakan bukan hanya tentang cinta, tetapi ada juga lagu yang bertema alam, social-politik, bencana, religious, dan keluarga. Lagu lagu yang dibawakan Ebiet tersemua semuanya adalah hasil karya sendiri dan tidak pernah menyanyikan lagu yang diciptakan orang lain, kecuali lagu yang berjudul Surat dari Desa yang ditulis Oding Arnaldi dan Mengarungi Keberkahan Tuhan yang ditulis dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ebiet adalah salah satu penyanyi yang mendukung album Kita Untuk Merdeka, sebuah album yang dikeluarkan berkaitan dengan terjadinya bencana Tsunami 2004 lalu, bersama dengan  57 orang musisi lainnya. Bisa dikatakan Ebiet ini adalah seorang penyanyi spesialis tragedy, ini terbukti lagu-lagunya sering menjadi tema bencana. Di bulan Juni 1978, Ebiet menulis lagu Berita Kepada kawan setelah bencana gas beracun di Dataran Tinggi Dieng. Pada tahun 1981, ia menulis Sebuah Tragedi 1981 mengenai tenggelamnya KMP Tampomas II di Kepulauan Maselembu. Pada tahun 1982 saat Gunung Galunggung meletus, Ebiet  menulis lagu yang diberi judul Untuk Kita Renungkan. Sedang lagu yang di beri judul Masih Ada Waktu dibuat saat kejadian kecelakaan keretaapi Bintaro. // Folda

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990