Pelangi Nada

Pelangi Nada, sebuah acara yang memperkenalkan musik   Indonesia, baik tradisional  maupun modern. Edisi kali ini menghadirkan seorang grup band pria Indonesia, Letto. Grup ini memulai debut karier di blantika musik Indonesia pada tahun 2003.Album pertama mereka bertajuk "Truth, Cry, and Lie" yang dirilis pada 2006, dengan single antara lain Sandaran Hati, Ruang Rindu dan Sebenar Cinta.

Sebuah lagu yang enak didengar dan serta pemilihan syair yang indah. Lagu ini bercerita tentang keindahan saat bersama sang kekasih. Jarak dan waktu yang memisahkan memaksa kedua insan untuk bertemu di ruang rindu. Secara pasti tidak diketahui kapan grup musik Letto terbentuk, namun para personelnya adalah sahabat dekat sejak SMA dan mengaku mulai membentuk Band ini pada 2004. Grup musik yang terdiri dari sekelompok pria yang berpisah sekian lama karena kesibukannya,  akhirnya bertemu kembali dan berkarya bersama. Grup musik asal Yogyakarta ini terdiri dari Noe (Sabrang Mowo Damar Panuluh, Patub (Agus Riyono), Arian (Ari Prastowo), dan Dhedot (Dedi Riyono). Sebelum merilis album TRUTH, CRY, AND LIE, Letto juga pernah merilis album PILIH 2004, namun saat itu nama grupnya masih Leto (dengan satu T). Kepopuleran Letto juga merambah hingga negeri tetangga, Malaysia. Beberapa lagu mereka seperti Ruang Rindu dan Sandaran Hati berhasil menduduki tangga teratas di beberapa stasiun Radio Malaysia. Letto pun memutuskan untuk merilis album album TRUTH, CRY, AND LIE di pasar musik Malaysia tanggal 23 Juli 2007.

Grup musik yang satu ini konsisten dengan mengusung tema cinta dan masih memperkuat ciri khas band ini yang selalu menghadirkan melankolis untuk setiap lagu yang mereka ciptakan. Berbeda dengan tiga album terdahulu yang selalu menyisipkan lirik berbahasa Inggris, pada album keempat Letto  sama sekali tidak menyisipkan lirik bahasa Inggris. Menurut Noe, penggunaan bahasa Inggris tidak ada hubungannya dengan tuntutan pasar tapi menjadi kebebasan Letto untuk menciptakan lirik lagu. Band asal kota Gudeg ini pun menegaskan, untuk setiap pengerjaan album yang mereka kerjakan haruslah serius dan membutuhkan pengerjaan yang matang. Karena itu pengerjaan sebuah album bukanlah persoalan mudah. Menurut Neo Seorang musisi harus bisa membuat musik yg merefleksikan pendengarnya. Caranya adalah dengan membuat musik secara jujur. Karena itu musisi harus bisa mengenali karakter terlebih dahulu sebelum menciptakan musik secara jujur dan tidak menjiplak karya orang lain. Lulusan University of Alberta ini menambahkan musik adalah sebuah ekspresi di mana mereka bisa saja menyelipkan pesan moral dalam karyanya. // Wati

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990