Pelangi Nada


Pada Pelangi Nada edisi pop kali ini, kami akan menghadirkan seorang penyanyi pop “Nugie”

Berkeringat, berjalan, masuki ruangMimpi, semerbak pengharum membuka mataku. Nikmat, nikmati.Rasa, rasakan. Itulahbeberapa  untai bait lagu yang dibawakanAgustinus Gusti Nugraha atau yang dikenal dengan sapaan Nugie. Nugie  adalah  adik kandung dari dua musisi ternama tanah air yakni Andre Manika dan Katon Bagaskara.  Ketertarikan Nugie untuk menekuni dunia musik sudah terlihat sejak ia beranjak remaja. Dengan dukungan sang kakak, Katon Bagaskara yang juga sekaligus menjadi produser rekamannya, Nugie terus mengembangkan bakat bermusiknya. Tahun 1995 kerja keras Nugie akhirnya membuahkan album trilogi pertamanya, yaitu “Bumi” yang berhasil mencetak hit single “Tertipu”. Setahun kemudian dilanjutkan dengan hits berikutnya “Burung Gereja” yang terangkum di album “air” pada tahun 1996. Disusul dengan Udara di tahun 1998 dengan lagu unggulannya “Pembuat Teh”. Album album yang dibawakan Nugie membuahkan sederet penghargaan, antara lain Penyanyi Alternatif Terbaik dalam ajang Anugerah Musik Indonesia tahun 1997, setahun kemudian Majalah “HAI” menobatkannya sebagai Penyanyi Pria Terbaik

Selain tampil solo, Nugie juga pernah tergabung dalam sebuah band bernama ALV. Di Tahun  2001 Nugie bersama ALV merilis Album dengan hit single “Yang Tak Kasat mata”. Dua tahun berselang, ALV merilis album berikutnya yang berjudul “Senyawa Hati” dengan lagu unggulan,” Terancam Punah”. Album tersebut merupakan album kedua sekaligus album terakhir ALV Band karena dinilai kurang sukses di pasaran. Dengan berjalannya waktu enam tahun kemudian barulah Nugie kembali berkiprah sebagai anak band  berkolaborasi dengan Pongki (Jikustik), Baim (eks Ada Band), dan Ariyo Wahab (eks SOG band). Bersama ketiga rekannya Nugie membentuk band bernama The Dance Company yang telah merilis album perdana di tahun 2009, dengan hit single “Papa Rock n Rol” dan “Coba Kau Bayangkan”. Sukses di dunia tarik suara, Nugie melebarkan sayapnya didunia hiburan dengan merambah bidang seni peran. Tidak tanggung tanggung dua judul sinetron sekaligus dibintanginya yakni “Dua Pelangi” dan “Mambo”. Sukses demi sukses di raih Nugie, namun semua itu tidak membuat ia terlena, karena ia masih meluangkan waktunya sejenak untuk melakukan kegiatan sosial terutama yang menyangkut kepedulian terhadap lingkungan. Kecintaan Nugie terhadap lingkungan dapat dilihat dari pemilihan judul album-album solonya, yakni “Bumi, Air, dan Tanah”. Selain dituangkan dalam kreativitas bermusiknya, Nugie juga berperan aktif sebagai aktivis lingkungan dengan terlibat dalam LSM WALHI dan WWF.//  Folda

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990