Home Musik Pop Musik Tradisional : Gendang Beleq

Musik Tradisional : Gendang Beleq

alt

Pada Pelangi Nada edisi music tradisional kali ini, saya akan mengajak Anda untuk mengenal alat musik tradisional dari daerah Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat bernama Gendang Beleq. Sasak adalah nama suku yang mendiami pulau Lombok, pulau yang pada masa penjajahan Belanda disebut dengan pulau sunda kecil. Suku ini mempunyai tradisi kebudayaan Gendang Beleq. Masyarakat Lombok sendiri ada yang menyebut kesenian ini dengan nama musik Gendang Beleq atau tari Gendang Beleq. Hal ini karena sang penabuh Gendang memainkan alat musik mereka sambil menari. Musik dan tari dapat terekspresikan melalui gerak dan bunyi dalam kesenian Gendang Beleq ini. Sebuah harmonisasi yang terlihat sangat indah dalam sebuah seni.

 

Gendang Beleq yaitu gendang berukuran panjang lebih dari satu meter yang disandang pada pundak dua pemain. Kata Beleq dalam bahasa Sasak berarti Besar. Pada umumnya Gendang besar itu dicat hitam putih dengan pola kotak-kotak. Di Lombok kedua warna itu memang mempunyai arti simbolis. Hitam adalah lambang keadilan, putih adalah lambang kesucian. Selain itu hitam juga diibaratkan bumi, putih diibaratkan langit, yang keduanya merupakan kekuatan yang harus selalu ada dalam kehidupan manusia. Tari Gendang Beleq merupakan tari perang walaupun tidak ada gerak yang menunjukkan perkelahian dan tidak ada pula yang membawa senjata perang, karena garapan geraknya selalu menunjukkan watak maskulin atau sikap jantan. Tari Gendang Beleq dahulu berfungsi sebagai tari pengiring para ksatria yang akan maju ke medan perang atau menyambut para pahlawan yang pulang dari medan perang. Satu ciri khas dari Tari Gendang Beleq ialah bahwa yang menari adalah pemain musik itu sendiri. Untuk membuka perjumpaan kita, mari kita dengarkan sebuah alunan musik Gendang Beleq berjudul "Semarandane" yang dibawakan oleh Grup Mekar Jaya.

 

Adapun pemain-pemain yang memainkan instrument musik sambil menari adalah dua orang pemain Gendang Beleq, seorang penabuh petuk yaitu sebuah gong kecil yang beralas kerangka dari kayu yang dikalungkan, dan beberapa pemain copeh yaitu instrumen musik yang berbentuk ceng-ceng kecil yang dipegang dengan tangan kiri dan kanan.

 

Gendang Beleq ditabuh dengan alat pemukul yang dipegang pada tangan kanan, sedangkan tangan kiri memainkan bagian kiri dari gendang.  Meskipun Gendang ini besar dan berat, tetapi kedua penari yang membawa gendang Beleq ini dapat menari dan bergerak dengan lincah.

 

Karena sifatnya yang atraktif, tari gendang beleq ini sering kali diadakan untuk mengiringi arak-arakan pengantin atau arak-arakan anak yang akan dikhitan, dan untuk penyambutan tamu penting. Tari Gendang Beleq di Kabupaten Lombok Timur terdapat di semua Kecamatan Lombok Timur. Konon, Gendang Beleq tak boleh disentuh oleh musuh. Istimewanya para pemain gendang belek juga harus memiliki strata sosial yang baik di dalam masyarakat. Untuk menutup perjumpaan kita, mari kita dengarkan kebali alunan musik Gendang Beleq berjudul "Penangkilan" dibawakan oleh Grup Mekar Jaya. Selamat mendengarkan dan sampai jumpa pada Pelangi Nada edisi musik tradisional berikutnya.

 

 

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

 

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990