Home Komentar Ebola, Ancaman Dari Afrika Barat

Ebola, Ancaman Dari Afrika Barat

Pemerintah Gambia, di Afrika Barat, melarang semua penerbangan dari negara-negara yang terjangkit penyakit Ebola memasuki Negeri itu. Wabah Ebola pertama kali merebak di wilayah  berhutan dan miskin di selatan Negara tetangga Guinea, namun kemudian merebak ke ibu kota  Conakry yang berpenduduk dua juta jiwa. Wabah ebola yang menyerang Guinea merupakan salah satu yang paling mematikan sepanjang sejarah. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat  168 kasus ebola dan 108 orang di antaranya meninggal dunia sejak awal tahun ini. Selain melanda Guinea dan Gambia, penyakit Ebola menyerang, Liberia, di mana tercatat 21 kasus ebola yang menewaskan 10 penderitanya. Kasus ini juga dilaporkan muncul di Mali, namun tidak masuk “daftar hitam” bagi Gambia karena tidak ada penerbangan langsung yang menghubungkan Mali dengan Gambia.

Penyakit yang disebabkan virus tropis ini mengakibatkan penderitanya menderita demam, sakit pada otot, tubuh lemas, muntah-muntah, diare dan dalam beberapa kasus mengakibatkan sejumlah organ tubuh tak bekerja dan pendarahan terus menerus. Kelelawar buah, yang diduga menjadi pembawa virus ebola, merupakan makanan khas bagi penduduk di sejumlah wilayah di Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Pakar menduga para pemburu lah yang menjadi sumber epidemi ebola ini. Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk mengatasi penyakit Ebola. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, tingkat kematian di wilayah Guinea mencapai 65 persen dan virus ini umumnya menyerang penduduk berusia antara 15 hingga 59 tahun.

Akibat dari merebaknya penyakit Ebola, Pemerintah Arab Saudi, sejak  Selasa 1 April 2014 yang lalu, mengumumkan penundaan pemberian visa untuk jamaah haji asal dua Negara Afrika Barat yang terkena wabah itu, Guinea dan Liberia.  Langkah ini dilakukan setelah Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengajukan permintaan pencegahan masuknya warga dari kedua Negara itu.

Tiga hari kemudian, Otoritas Bandara Perancis, mengkarantina selama dua jam sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Air France di Bandara Charles de Gaulle, Paris, yang baru saja tiba dari Guinea, negeri Afrika Barat yang dilanda wabah ebola. Tak lama setelah mendarat, petugas kesehatan langsung memeriksa pesawat dan 187 penumpang serta 11 awak setelah ada temuan yang memicu kekhawatiran akan adanya penumpang yang terinfeksi.

Meskipun tidak dekat secara geografis, Indonesia tetap perlu mewaspadai merebaknya penyakit ini karena pergerakan Warga Negara Indonesia yang mengunjungi Afrika Barat. Belum adanya obat bagi para penderita penyakit ini serta kesamaan kondisi iklim memudahkan penyebarannya tanpa mengenal batas Negara, termasuk ke Indonesia.  BNP

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990