19September2017

Home Komentar Korea Utara Dan Ketegangan Di Asia Timur

Korea Utara Dan Ketegangan Di Asia Timur

Parlemen baru Korea Utara memilih kembali Kim Jong Un sebagai pemimpin. Laporan dari Kantor Berita Korea Utara, KCNA, menyatakan, parlemen menunjuk Kim untuk kembali menjadi Ketua Umum Komisi Pertahanan Nasional (NDC). Selain menjadi pemimpin di NDC, Kim Jong Un, cucu dari almarhum Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Il Sung, menjabat Sekretaris Pertama Partai Pekerja Korea dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Korea Utara.

Dengan terpilihnya Kim Jong Un, ketegangan di kawasan Asia Timur masih akan berlanjut. Kebijakan pemimpin muda Korea Utara ini membuat Negara-negara tetangganya amat waspada, misalnya dengan melanjutkan uji coba rudal. Jepang misalnya, Menteri Pertahanannya memerintahkan militernya untuk menembak jatuh rudal yang ditembakkan dari Korea Utara. Uji coba terakhir dilakukan dengan rudal jarak menengah, Rodong, yang jatuh di wilayah maritim Jepang. Jepang memang tidak menjatuhkan rudal itu dengan rudal Patriot miliknya melainkan menggunakan kapal penghancur Aegis yang sudah berada di Laut Jepang.

Sementara dengan tetangga Korea Selatan, hubungan tidak semakin membaik. Sebuah pesawat tidak berawak yang dicurigai milik Korea Utara sempat terbang di atas Istana Kepresidenan di Seoul. Walaupun pesawat itu akhirnya jatuh di dekat perbatasan, namun pesawat itu sama dengan yang jatuh pada tanggal 31 Maret lalu.  Insiden itu membuat Militer Korea Selatan mendapatkan kritik pedas karena dianggap gagal mendeteksi apalagi menghentikan pesawat tak dikenal yang memasuki kedaulatan Korea Selatan. Dari hasil pemeriksaan pihak Korea Selatan, pesawat itu sempat mengambil foto di kawasan kantor Kepresidenan Korea Selatan, Blue House. Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Kim Min-Seok, menafsirkan pesawat tak berawak itu mampu membawa bom.

Ketegangan juga terjadi karena pihak otoritas Korea Utara menampilkan komentar yang kurang menghargai  Presiden Park Geun Hye. Media Korea Utara mengeluarkan komentar yang mengarah kepada pribadi Presiden Park. Memang media Korea Utara lebih banyak memuat artikel yang menyanjung pemimpin mereka sendiri, bahkan yang telah wafat. Dalam beberapa pekan terakhir media Korea Utara melontarkan komentar tajam ke Korea Selatan. Pihak Korea Utara menganggap Korea Selatan telah melanggar kesepakatan bilateral untuk meningkatkan hubungan.

Ketegangan di kawasan Asia Timur tidak hanya terbatas menjadi masalah regional. Stabilitas di Jepang dan Korea Selatan, sebagai dua kekuatan Ekonomi Asia Timur dapat menimbulkan dampak yang cukup signifikan bagi perkembangan ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Perdamaian dan hubungan baik antara Korea Selatan, Jepang dengan Korea Utara menjamin keberlangsungan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat di kawasan. BNP

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990