Home Komentar Akankah Terjadi Koalisi Partai Untuk Mengusung Calon Presiden?

Akankah Terjadi Koalisi Partai Untuk Mengusung Calon Presiden?

Pemilu legislatif 2014 telah sukses dilaksanakan pada 9 April 2014. Lebih dari 186 juta pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap, seharusnya menggunakan hak suaranya untuk memilih wakil mereka  di Dewan Perwakilan Rakyat  dan Dewan Perwakilan Daerah.  Hasil suara yang diraih masing-masing partai peserta pemilihan umum legislatif akan menentukan, siapa yang bisa maju dalam pemilihan umum presiden bulan Juli mendatang.  

Bila melihat hasil survey yang diadakan oleh Lingkaran Survey Indonesia, hanya akan ada tiga calon presiden yang maju dalam pertarungan Pemilihan Umum Presiden 2014.  Dari hasil survei yang dilaksanakan Maret 2014, yang bisa bertarung dalam Pemilu Presiden adalah calon dari  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,  Partai Golkar dan Partai Gerindra atau Demokrat atau Hanura.  Hal tersebut didasarkan pada tingkat elektabilitas Partai PDI-P dan Golkar yang pada survei bulan Maret 2014 berada di posisi teratas yakni masing-masing 21,1 persen dan 21,9 persen.

Dari penghitungan cepat  RRI,   berdasarkan amatan terhadap  2.000 Tempat Pemungutan Suara di seluruh Indonesia,  PDIP dan Golkar memang menempati urutan teratas (catatan : hasil akhir akan diupdate). Hasil penghitungan suara dari kurang  lebih 75%  daftar pemilih,  menempatkan PDIP di tempat teratas, dan Partai Golkar di tempat ke dua. 

Akankah partai-partai yang meraih suara  di bawah PDIP dan Golkar berkoalisi untuk mengikuti pemilihan presiden?

Dalam pemilu 2009,  Partai Hanura berkoalisi dengan Partai Golkar dengan mengusung pasangan Jusuf Kalla dan Wiranto sebagai presiden dan wakil presiden.  Tetapi untuk tahun 2014 ini, Ketua Umum Golkar setelah pencoblosan telah menyampaikan tak akan berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan presiden dan wakil presiden.  Golkar bisa mengajukan calon wakil presiden sendiri dari yang nonpartai atau profesional. Sedangkan Partai PDIP yang dalam pemilu 2009  berkoalisi dengan Partai Gerindra, dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden Megawati dan Prabowo Subiyanto, kali ini sudah mempunyai calon presiden sendiri, yaitu Jokowi.

Meski sudah banyak prediksi partai mana berkoalisi dengan siapa, tapi rakyat Indonesia tentunya akan memilih presiden dan wakil presiden yang diyakini akan membawa banyak kebaikan bagi Indonesia. Karena ke depan, tantangan yang dihadapi oleh Indonesia akan lebih besar lagi.  Sudah saatnya bagi Indonesia untuk  memainkan peran yang lebih besar dalam tatanan global. Nouva

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990