Home Berita KPU Pusat Jadwalkan Rekapitulasi Lima Provinsi

KPU Pusat Jadwalkan Rekapitulasi Lima Provinsi

Ketua Komisi Pemilihan Umum -KPU Pusat Husni Kamil Manik mengatakan hari  Senin  pihaknya menjadwalkan proses rekapitulasi suara pemilu legislatif di lima provinsi yakni Bengkulu, DKI Jakarta, Bali, Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah.Husni Kamil Manik dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu Legislatif, di Gedung KPU Pusat, Jakarta, Senin mengatakan, rekapitulasi perolehan suara pemilu legislatif secara nasional dilakukan sejak 26 April 2014 hingga 9 Mei 2014. Sejauh ini sudah tiga provinsi yang disahkan hasil perolehan suaranya yakni Bangka Belitung, Gorontalo dan Kalimantan Barat. Sedangkan yang masih dicermati antara lain penghitungan suara pemilu legislatif di provinsi Lampung, Banten serta Jambi. Dikatakan, untuk Jawa Barat, karena belum selesai semuanya maka langsung direkomendasikan untuk diperbaiki, dan itu membutuhkan rapat pleno tingkat provinsi serta kabupaten kota. ant/29.4’14

Dubes Havas Sambut Ratifikasi Framework Uni Eropa

Duta Besar RI untuk Belgia dan Uni Eropa, Arif Havas Oegroseno menyambut baik langkah Parlemen Eropa meratifikasi Framework Agreement, Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama antara Indonesia dan Uni Eropa pada bulan Maret lalu. Hal  tersebut  disampaikan Duta Besar Oegroseno, Senin, Brussel dalam acara pertemuan  UE-Indonesia 21st Century Partner yang diikuti 50 peserta perwakilan dari Parlemen Eropa dan Komisi Eropa, dan akademisi digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia - KBRI Brusel Senin 28 April. Menurut Oegroseno, seperti yang dikutip dari Antara,  hal tersebut  menjadi hari bersejarah bagi Indonesia. Lebih lanjut Havas Oegroseno, mengatakan perjanjian Kemitraan dan Kerjasama  UE-Indonesia yang ditandatangani  bulan November 2009 merupakam pertama kalinya antara Uni Eropa dan negara Asia yang akan mulai berlaku 1 Mei 2014, bersamaan dengan peringatan May Day. Dalam kesempatan tersebut  Oegroseno juga  mengimbau  semua pihak mendukung keberhasilan  kerjasama  antara Indonesia dan Uni Eropa sehingga menjadi sarana memperkuat hubungan menguntungkan kedua pihak. ant/29.4’14/mar

IMI Tegaskan Indonesia Memerlukan "Revolusi" Maritim

Indonesia Maritime Institute -IMI menyatakan, sebagai Negara Kepulauan, Indonesia memerlukan sebuah konsep dari pemimpin bangsa untuk menjadikan Indonesia sebagai negara raksasa maritim. Direktur Eksekutif Indonesia Maritim Institute,  Y Paonganan di Jakarta, Senin 28 April  mengatakan, momentum Pemilihan Presiden, 9 Juli 2014  harus ada sebuah gerakan revolusi' maritime. Menurut Paonganan, seperti yang dilaporkan Antara,  secara geografis Indonesia didominasi oleh wilayah laut, sekitar 75 persen lautan dan 25 persen daratan. Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjang nomor 2 di dunia setelah Kanada. Oleh karena itu, diharapkan  para calon presiden  Indonesdia memiliki visi maritim, untuk mewujudkan pengembangan kekayaan sumberdaya alam laut guna mensejahterakan bangsa. Ditambahkan, calon presiden yang memahami kondisi bangsa sudah seharusnya mengusung revolusi maritim yang akan membawa Indonesia lebih maju. ant/29.4’14/mar

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990