Home Berita Sertifikasi Kopi Nasional Akan Lindungi Petani

Sertifikasi Kopi Nasional Akan Lindungi Petani

Untuk menjaga mutu, perlu upaya memberlakukan penyusunan  sistem sertifikasi kopi secara nasional. Hal ini untuk melindungi petani kopi dalam negeri. Direktur Fasilitasi Ekspor Impor Kementerian Perdagangan, Nusa Eka, saat Workshop Peningkatan Mutu dan Pembiayaan Ekspor Kopi di Bandar Lampung, Kamis mengatakan penyusunan sistem sertifikasi kopi nasional dan pembentukan lembaga sertifikasi lokal sangat mendesak. Karena saat ini kegiatan sertifikasi ini lebih banyak didominasi oleh lembaga asing. Menurut dia, sebagaimana diketahui Indonesia sudah berhasil melaksanakan sistem sertifikasi untuk produk kayu, yaitu Sistem Verifikasi Legalitas Kayu yang telah diakui oleh konsumen di Uni Eropa. Dan saat ini pemerintah juga sedang memperkenalkan Indonesian Sustainable Palm Oil ( disingkat ISPO) untuk perdagangan minyak kelapa produk sawit di pasar ekspor. Ia mengatakan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia dapat mendorong upaya sertifikasi nasional ini dengan  melibatkan berbagai pihak baik pemerintah, dunia usaha, petani, kalangan akademisi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Selain sertifikasi, ia mengungkapkan permasalahan lain yang dihadapi adalah sumber daya modal untuk membiayai kebutuhan eksportir baik sebagai modal investasi ekspor maupun modal kerja ekspor.  Kepada eksportir kopi, ia berharap  dapat memanfaatkan berbagai skema pembiayaan yang ditawarkan oleh Indonesia Eximbank tersebut sebagai alternatif sumber pembiayaan dari perbankan atau lembaga keuangan komersial lainnya.Rep.25.04’14

Dubes AS Puji Perlindungan Pari Manta Indonesia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake, memuji langkah pemerintah Indonesia memberikan perlindungan terhadap pari manta secara penuh. Bulan Januari lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Keputusan Menteri  Nomor 04 tahun 2014 tentang Penetapan Status Pari Manta, menetapkan pari manta karang (Manta alfredi) dan manta oceanic (Manta birostris) sebagai ikan yang dilindungi karena terancam punah. Menurut Blake, penetapan status Pari Manta itu menunjukan pemerintah sangat peduli dengan keadaan ini dan perlindungan spesies ini. Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati di laut. Blake saat ditemui Antara di @America, Kamis malam mengatakan banyak wisatawan dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, datang ke Indonesia untuk melihat dan menyelam bersama pari manta. Blake mengatakan, Indonesia dan Amerika Serikat telah bekerja sama untuk masalah kelautan, dan telah mengembangkan program senilai 25 juta dolar Amerika Serikat untuk program kelautan di tiga elemen.// Program itu adalah membuat perikanan yang berkelanjutan di Indonesia sehingga mendapatkan persediaan makanan yang berkelanjutan, membantu masyarakat pesisir untuk bisa menghadapi bencana alam dan perubahan iklim dengan lebih baik, dan mengembangkan sistem yang bisa mengembangkan area kelautan yang dilindungi.  Ant.25.04’14.

Indonesia Butuh Teropong Astronomi Lebih Besar

Indonesia membutuhkan teropong yang lebih besar untuk ilmu astronomi. Hal itu dikatakan  Guru Besar Kelompok Keahlian Astronomi Institut Teknologi Bandung, Prof Dr Suhardja D.Wiramihardja di Bandung, Jumat. Menurut Suhardja ilmu astronomi merupakan ilmu tertua yang memiliki banyak sekali kegunaanya. Astronomi bisa digunakan untuk menentukan musim tanam padi, hingga menentukan arah bagi nelayan.//Suhardja menjelaskan masyarakat Sunda bahkan telah memanfaatkan ilmu astronomi sejak zaman dulu. Menurutnya, warga di Tatar Pasundan itu menggunakan ilmu astronomi sebagai penunjuk waktu. Suhardja mengatakan, Selain sebagai penunjuk waktu masyarakat juga menggunakan astronomi untuk kegunaan lain. Ia menjelaskan, astronomi sebagai ilmu tertua masih relevan dan terus berkembang hingga saat ini. Ia mengatakan, Astronomi akan terus diperlukan karena rasa ingin tahu manusia akan terus berkembang dan tidak akan hilang.Ant.25.04’14

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990