Home Berita Boediono Berharap Pemerintah Mendatang Bangun Jalur Ganda Selatan

Boediono Berharap Pemerintah Mendatang Bangun Jalur Ganda Selatan

Wakil Presiden Boediono mengharapkan pemerintahan mendatang bersedia membangun jalur ganda kereta api lintas selatan untuk bisa menekan kepadatan arus lalu lintas jalan dan mengurangi kecelakaan. Saat meninjau pembangunan jalur ganda kereta api di Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat Boediono mengatakan, jika pembangunan jalur ganda lintas selatan bisa dilakukan maka akan mampu mengurangi beban penggunaan bahan bakar minyak pada kendaraan bermotor. Pemerintah sekarang, kata Boediono, sudah bisa menyelesaikan pembangunan jalur ganda utara yang menghubungkan Jakarta menuju Surabaya. Boediono mengatakan, Pergerakan transportasi di Jawa masih didominasi oleh transportasi jalan sebesar 80 persen dan untuk menyeimbangkan beban,  transportasi jalur kereta api perlu diperkuat. Jalur ganda Jawa sepanjang 727 kilometer akan menghubungkan Jakarta dan Surabaya. Keberadaan jalur ganda akan dapat meningkatkan frekuensi dan kapasitas kereta api sebesar 200 hingga 300 persen. Ant.25.04’14

 Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Industri Secara Berkala

Pemerintah mencabut subsidi listrik untuk industri besar secara berkala hingga mencapai tarif keekonomian pada akhir 2014 melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral  Nomor 9 tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan oleh Perusahaan Listrik Negara.. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral  Jarman dalam keterangannya yang diterima ANTARA, di Jakarta, Kamis mengatakan, yang berhak mendapat subsidi adalah masyarakat. Jarman menyebutkan, kenaikan tarif listrik untuk industri besar akan dilakukan dalam empat tahap yakni 1 Mei 2014, 1 Juli 2014, 1 September 2014 dan terakhir 1 November 2014.  Dengan kenaikan tarif listrik secara bertahap itu bisa dilakukan penghematan subsidi listrik sebesar 8,9 triliun rupiah. Di sisi lain, penertiban subsidi ini sesuai Undang-Undang  Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi serta Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yang menyatakan dana subsidi hanya untuk kelompok masyarakat tidak mampu.  Ant.25.04’14 

10.000 Pelayar Yacht Dunia Diundang Ke Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengundang sekitar 10 ribu pelayar yacht dunia dalam Wonderful Sail Indonesia ke-2, untuk menjelajahi perairan indah nusantara, mulai dari Saumlaki, Maluku Tenggara Barat hingga Tanjung Pinang, ibukota kepulauan Riau, pada Juni hingga November 2014. Hal itu dikatakan Direktur Wisata Minat Khusus dan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Akhyarudin, di Jakarta, Kamis. Menurut Akhyarudin, ada 18 pelabuhan yang akan disinggahi para pelayar dunia mulai, dari Saumlaki, pulau Banda, Wakatobi, Labuan Bajo, Bali, Karimun Jawa, terus ke Bangka, Belitung dan terakhir ke Tanjung Pinang, ibukota kepulauan Riau. Menurut riset, rata-rata mereka menghabiskan 1.000 dolar perhari saat singgah. Dan rata-rata mereka singgah selama tiga hari. Jadi mereka bisa menghabiskan 3.000 dolar di setiap pelabuhan untuk setiap pelayar yacht. Jika ada 1.000 pelayar yacht yang ikut, akan banyak uang mengalir ke daerah. Karena itu, Pihaknya meminta kepada kepala dinas melayani sebaik mungkin para pelayar yacht  dan tunjukkan keindahan panorama wisata Indonesia, kebudayaan, dan juga kuliner masing-masing daerah. Ant.25.04’14.

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990