Home Berita Presiden: Peraturan Pertanahan Tanpa Mengurangi Hak Rakyat

Presiden: Peraturan Pertanahan Tanpa Mengurangi Hak Rakyat

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengintruksikan agar peraturan pertanahan yang tengah dibahas  berorientasi pada kepentingan bersama untuk memajukan bangsa dan negara, tanpa mengurangi hak-hak rakyat. Instruksi tersebut disampaikan  Presiden  saat memberikan pengantar dalam rapat kabinet terbatas dengan agenda perubahan Peraturan Presiden No. 71/2012 tentang Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum, di Kantor Kepresidenan Jakarta, Kamis. Presiden Yudhoyono menegaskan, agar para menteri terkait tidak hanya memastikan aturan di bidang pertanahan tersebut dapat dijalankan secara efektif, memberikan kepastian utamanya untuk pembangunan infrastruktur dan menggerakan perekonomian. Tetapi juga membawa kebaikan bagi rakyat, bagi masyarakat lokal, yang wilayahnya akan dibangun infrastruktur atau untuk penggunaan-penggunaan yang lain.  Dalam rapat tersebut juga dibahas agenda perkembangan organisasi perdagangan dunia (World Trade Centre/WTO) terkait dengan keberadaan Indonesia menjadi bagian negara-negara G-20,  ant/24.4’14/mar

Malaysia Siap Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

Malaysia menyatakan, siap menghadapi Masyarakat Ekonomu ASEAN yang akan berlaku pada 2015.  Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Malaysia di Indonesia Dato Seri Zahrain Mohammed Hashim pada acara Diplomatic Forum yang diadakan RRI World Service di Jakarta, Kamis, 24 April 2014.  Dato Seri Zahrain mengatakan, Malaysia telah melakukan langkah persiapan menyongsong berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 dengan bekerja sama dengan berbagai lembaga atau organisasi .

" Dalam hal kesiapan Malaysia, kami sangat siap untuk maju , kami telah melakukan langkah-langkah untuk merealizasikan Masyarakat ekonomi ASEAN, sebagai isu besar di Malaysia sekarang. Karena saya pikir jika kita berbicara mengenai Masyarakat Ekonomi ASEAN , berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN, kita bicara ,mengenai ekonomi. Seperti kita tahu, tiga pilar yang mewakili kesuksesan Masyarakat ekonomi ASEAN meliputi tiga pilar yaitu keamanan, ekonomi dan sosial budaya. Sebagai negara yang jumlah penduduknya hampir 6 ratus juta jiwa, kita mungkin ada perbedaan dalam hal budaya, cara hidup, tetapi  menyangkut ASEAN, kita perlu bertahan , kita perlu bersatu ".

Dato Seri Zahrain yakin, dengan niat politik dari pemerintah Malaysia, masyarakat Malaysia siap menghadapi berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015 walaupun masih banyak yang tidak puas.

Pokja PPLN  Evaluasi Pemilihan Umum  Legislatif Untuk Mensukseskan Pilpres

Ketua Kelompok Kerja Pemilihan Umum Luar Negeri ( PPLN ) , Muhammad Wahid Supriyadi dalam acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu anggota DPR 2014 Luar Negeri di Gedung KPU Jakarta Rabu mengatakan lebih dari 2 juta pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) yang telah mengikuti jalannya pemilihan umum legislatif pada 9 April yang lalu.  Dikatakan Wahid sejauh ini pelaksanaan Pemilu legislatif telah berjalan lancar / meskipun ada beberapa masalah yang perlu diperbaiki.

" Bahwa Pemilu 2014 ini  telah tercatat Pemilih tetap 2.025.005 pemilih  dan sejauh ini pelaksanaan sudah diselenggarakan  dengan cukup lancar , kami tidak mendapat laporan adanya hal – hal yang  yang memang perlu ditindak lanjuti  oleh panitia pusat .  Memang dalam pelaksanaannya kita mencatat ada beberapa yang perlu diperhatikan terutama terjadi pada  sessama pendaftaran karean mengingat beberrapa tempat seperti Hongkong jumlah yang tidak masuk DPT LN ternyata diluar perkiraan. Sementara ketentuannya adalah mereka memilih 1 jam sebelum para pemilihan ditutup . Ini menyebabkan beberapa tidak masuk dalam DPT LN  karrena mungkin sudah terlalu lama menunggu tidak menggunakan hak pilihnya  ".

Selain itu Muhammad Wahid Supriyadi mengatakan Kelompok Kerja PPLN terus evaluasi pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif secara optimal. Hal tersebut Menurut Wahid untuk mengantisipasi adanya kendala dan mempersiapkan diri untuk kelancaran pemilihan Presiden pada Juli 2014 mendatang. Ahmad Faisal. RRI – VOI 

Presiden Bantah Telah Berkemas Tinggalkan Istana

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah kabar tentang aktivasnya yang sudah berkemas untuk meninggalkan Istana Kepresidenan, Jakarta.  Ia juga memastikan roda pemerintahan akan tetap berjalan hingga masa bakti benar-benar selesai pada 20 Oktober mendatang. Seperti yang dikutip dari Republika, Dalam pengantar rapat terbatas di kantor presiden, Kamis di Jakarta, Presiden   meminta para staf kepresidenan agar rapat-rapat yang dilakukan presiden dan jajarannya dibuat terbuka dan dapat diliput.  Hal tersebut untuk menghindari anggapan Presiden ataupun jajaran kabinet sudah mulai bermalas-malasan.Sebelumnya, sempat beredar kabar Presiden Yudhoyono  sudah mulai berkemas-kemas untuk  meninggalkan istana kepresidenan. rep/24.4’14

TNI AD-BKKBN Kerja Sama Program TMMD

Kepala Staf TNI Angkatan Darat -KSAD Jenderal Budiman membuka pelaksanaan rapat koordinasi teknis  bersama Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional  Fasli Jalal di Jakarta, Kamis.  Rapat tersebut   membahasa  program TNI Manunggal Membangun Desa -TMMD ke-92, yang berlangsung selama 21 hari, mulai 21 Mei hingga 10 Juni mendatang. KSAD Jenderal Budiman mengatakan, pelaksanaan TMMD berlangsung di 61 kabupaten/kota, 71 kecamatan, dan 93 desa di seluruh Indonesia.  Budiman menjelaskan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian, dan pemerintah daerah.  Tujuan program tersebut untuk memperbaiki tingkat kehidupan masyarakat kelas bawah. Program  tersebut meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah pedesaan miskin dan tertinggal, terpencil, pulau kecil terluar, daerah kumuh perkotaan, dan pembangunan daerah bencana. Menurut Budiman, progra, TMMD juga dimaksudkan memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat agar terwujud persatuan dan kesatuan nasional melalui kegiatan terintegrasi.ant/24.4’14

Kemendag: Kualitas Kopi RI Masih  Kurang

Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kementrian Perdagangan RI, Nusa Eka, mengatakan ekspor kopi produk Indonesia mengalami peningkatan selama setahun terakhir.  Namun hal tersebut belum  diimbangi dengan kualitas kopi produk petani lokal. Masalah kualitas kopi masih banyak, sehingga harga kopi di pasar dunia menjadi rendah.  Nusa Eka pada Workshop Peningkatan Mutu dan Pembiayaan Ekspor Kopi  di Lampung,  Kamis  mengatakan,  Indonesia masih masuk tiga besar produksi kopi di dunia, setelah Brasil dan Venezuela. Saat ini produksi kopi di Indonesia mencapai 748 ribu ton atau 6,6 persen dari total produksi kopi dunia.  Nusa Eka  mengatakan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Lampung, menyebutkan total produksi kopi Lampung mencapai 346 ribu ton atau nilainya 654 ribu dolar Amerika. Jadi, peranan kopi Lampung sebagai sumber devisa nonmigas sangat penting.  Untuk itu, ia berharap perlu perbaikan kualitas kopi di tingkat petani atau hulu, agar nilai cacat kopi semakin berkurang dan harga akan tinggi.  Selain itu, perlu didorong program sertifikasi kopi untuk melindungi petani kopi. rep/24.4’14

 Cegah Meningitis, Pemerintah Himbau Pentingnya Vaksinasi Sebelum Keluar Negeri.

Terkait peringatan Hari Meningitis Sedunia yang jatuh pada 24 April 2014, pemerintah menghimbau masyarakat yang akan berpergian ke luar negeri untuk melakukan imunisasi untuk mencegah meningitis. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Prof Tjandra Yoga Aditama, Rabu, 23 April di Jakarta, dalam acara kampanye edukasi tentang pentingnya Vaksin,  mengatakan,  vaksinasi dapat memperkecil risiko tertular penyakit di negara tujuan liburan atau studi.  Pemerintah telah mengesahkan penggunaan vaksin konjugat quadrivalent untuk mencegah varian meningitis.

" Kenapa meningitis itu penting, karena ada negara-negara yang banyak kasusnya. Vaksinnya berubah dari waktu ke waktu, awalnya hanya dua jenis, bivalen kemudian menjadi empat jenis yang bisa dicampur,quadrivalen., sehingga vaksin yang skarang itu bisalah dipakai untuk mencegah meningitis ". 

Tjandra Yoga menambahkan, selama ini pemerintah telah mewajibkan vaksinasi terhadap jamaah Haji dan umroh. Kebijakan tersebut berhasil menurunkan angka kematian akibat penyakit meningitis. Namun bagi para pelajar dan masyarakat yang ingin berpergian ke luar negeri belum banyak yang melakukan vaksinasi. Padahal jumlah wisatawan dan pelajar Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri meningkat drastis hingga 8,7 juta di tahun 2013. Kedepannya pemerintah akan terus memantau kewajiban vaksinasi dan melakukan edukasi akan pentingnya vaksin.

 

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990