Home Berita LIPI: Penggunaan Iptek Jadi Tuntutan

LIPI: Penggunaan Iptek Jadi Tuntutan

Penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) menjadi keharusan mengingat pasar yang ditopang oleh iptek semakin menjadi tuntutan di dunia. Seperti yang dikutip dari Antara, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lukman Hakim usai membuka acara Diseminasi Hasil Teknologi Tepat Guna LIPI di Pusat Penelitian Biologi LIPI Cibinong, Jawa Barat rabu mengatakan,  penggunaan iptek jadi tuntutan. Permintaan pasar dunia sekarang ini semakin spesifik, produk harus ditopang iptek. Dikatakan, mengatakan perekonomian Indonesia masih ditopang oleh sumber daya alam. Pemanfaatan iptek untuk memberikan nilai tambah masih sangat kurang. Industri di Tanah Air -pun masih sebatas perakitan, belum bergerak ke arah industri mendasar.  Menurut Lukman,  berkaca pada Republik Rakyat Tiongkok  dan India yang menempatkan iptek sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dengan berkomitmen meningkatkan dana riset, dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia. ant/24.4’14/mar

Rupiah Kamis Pagi Melemah Menjadi Rp11.649

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Kamis pagi melemah sebesar 22 poin menjadi 11.649 rupiah  dibandingkan sebelumnya di posisi 11.627  rupiah per dolar Amerika Serikat.  Seperti yang dilaporkan Antara,  Analis Monex Investindo Futures Zulfirman Basir, di Jakarta, Kamis mengatakan,  Rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika  seiring minimnya sentimen positif dari dalam negeri.  Ia menambahkan  belum adanya kepastian dari pasangan calon presiden dan wakilnya membuat pelaku pasar cenderung menurunkan transaksinya di pasar uang domestik.  Di sisi lain, menurut  asir,  investor juga sedang mewaspadai menanti serangkaian data makro ekonomi Indonesia yang sedianya akan publikasikan pada awal bulan Mei mendatang. ant/24.4’14

Pusat Konseling Remaja di Sekolah Akan Diperbanyak

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional-BKKBN  akan memperbanyak pusat informasi konseling remaja dan mahasiswa- PIK-RM  di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.  Kepala BKKBN Fasli Jalal, Rabu di Jakarta, mengatakan, Indonesia idealnya memiliki 41 ribu unit PIK-RM namun jumlah yang ada pada saat ini baru mencapai 9 ribu 400 unit. Dikatakan,  keberadaan PIK-RM sangat diperlukan untuk menyosialisasikan program generasi berencana. Menurut Fasli,  seperti yang dikutip dari Antara, melalui program tersebut, generasi muda akan diberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi hingga imbauan untuk menjauhi, narkotika dan obat – obatan terlarang – Narkoba,  dan HIV-AIDS. ant/24.4’14/mar

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990