Home Berita Lokakarya Internasional Mengenai Perlindungan Terhadap Pergerakan Manusia di Laut Secara Tidak Menentu

Lokakarya Internasional Mengenai Perlindungan Terhadap Pergerakan Manusia di Laut Secara Tidak Menentu

Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa menegaskan bahwa Lokakarya Internasional mengenai Perlindungan Terhadap Pergerakan Manusia di Laut Secara Tidak Menentu atau International Workshop on the Protection of Irregular Movement of Person at Sea merupakan cara untuk merealisasikan rekomendasi Dekalarasi Jakarta ke dalam tindakan nyata. Hal itu disampaikan Marty Natalegawa saat membuka secara resmi International Workshop on the Protection of Irregular Movement of Person at Sea di Gedung Pancasila Jakarta, Senin 21 April 2014. Menurut Marty Natalegawa, Lokakarya Internasional yang dilaksanakan atas inisiatif dari pemerintah Indonesia itu juga akan membahas prosedur operasi standar dalam menangani penyelundupan orang di laut.

"Rekan-rekan yang saya hormati, lokakarya ini berfungsi sebagai satu cara untuk menerjemahkan beberapa rekomendasi yang terdapat dalam Deklarasi Jakarta agar menjadi sebuah tindakan nyata, termasuk perumusan prosedur operasi standar atau SOP dalam menangani pergerakan manusia di laut secara tidak menentu "

Lebih lanjut, Marty Natalegawa menjelaskan ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan oleh para negara perserta lokakarya internasional ini, pertama mengidentifikasi cara menigkatkan kapasitas untuk mempromosikan operasi SAR yang tepat waktu guna menghindari hilangnya nyawa di laut. Kedua, lanjut Marty Natalegawa, membantu mengembangkan sistem manajemen migrasi yang berorientasi pada perlindungan untuk mengurangi atau menghapus kemungkinan terjadinya hal-hal yang fatal di laut. Sedangkan yang ketiga, kata Marty Natalegawa, mengerahkan sumber daya yang ada demi efisiensi manajemen terhadap penyelundupan orang dan perlindungan bagi korban. Peserta International Workshop on the Protection of Irregular Movement of Person at Sea terdiri dari 16 negara asal, transit dan tujuan, tiga organisasi internasional yaitu United Nations High Commissioner on Refugees-UNHCR, International Organization for Migration, United Nations Office on Drugs and Crime, serta Irak sebagai negara pemantau. Lalu Viqran Shink Khan melaporkan dari Kementerian Luar Negeri Jakarta.

Presiden Tetap Fokus Jalankan Tugas Pemerintahan

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Senin mengatakan,  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan. Presiden Yudhoyono tetap memegang kendali atas kabinet yang dipimpinnya. Daniel meyakini Presiden  akan meninggalkan Kantor Kepresidenan dengan perasaan penuh syukur karena telah bekerja keras selama dua periode dan mewariskan prestasi pembangunan yang mengesankan kepada penggantinya. Pernyatan Daniel menanggapi pemberitaan  media  berjudul Presiden Yudhoyono mulai berkemas. Berita tersebut menjelaskan, meski  masih enam bulan akan mengakhiri jabatannya, presiden Yudhoyono sudah mulai berkemas. metro/21.4’14

BI Prediksi April 2014 Deflasi

Bank Indonesia memprediksi pada April 2014 akan terjadi deflasi sebesar 0,08-0,1 persen , menurun dibandingkan pada Maret lalu yang mengalami inflasi 0,08 persen. Gubernur BI Agus Martowardojo usai penandatanganan nota kesepahaman dengan pemerintah tentang pengendalian inflasi di Jakarta, Senin mengatakan,  Inflasi April 2014 secara tahunan juga diprediksi menurun dari 7,32 persen  ke 7,18 persen. Agus  menuturkan, estimasi deflasi April tersebut dapat tercapai apabila kondisi ekonomi perekonomian di dalam negeri relatif konsisten. Pihaknya mengamati bahwa cabai merah dan beras memberikan kontribusi yang tinggi kepada deflasi.Agus menambahkan, selain mengendalikan inflasi agar sesuai dengan target 2014 sebesar 4,5 plus minus satu persen pemerintah juga perlu menjaga neraca transaksi berjalan ke level yang lebih sehat.ant/21.4’14

Simposium  Untuk  Peringati 50 Tahun S UNCTAD

Dalam rangka memperingati 50 tahun berdirinya United Nation Conference on Trade and Development UNCTAD atau Konferensi PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan Simposium bertemakan “Perdagangan sebagai Mesin Pertumbuhan dan Pembangunan Berkelanjutan Senin di Jakarta.Simposium tersebut utamanya membahas mengenai isu-isu agenda pembangunan global pasca 2015. Pada kesempatan tersebut  Wakil Menteri Perdagangan  Bayu Krisnamurthi mengatakan peningkatan intensitas rantai nilai global perlu didorong untuk memberikan manfaat yang lebih memperkuat perekonomian nasional.

"Rantai pasok global membuat perdagangan menjadi lebih kompleks. Tidak mudah untuk mengatakan bahwa kami adalah penjual dan anda adalah pembeli/ karena terkadang kami penjual dan kadang kami harus membeli dari anda untuk jualan kami.  Kepentingan diri sendiri juga meningkat di beberapa Negara di dunia. Iya untuk ekspor dan tidak untuk impor adalah semacam tekanan politik yang terjadi hamper di semua Negara. Setiap menteri Perdagangan menghadapi ini sebagai sebuah tantangan. Dan perdagangan non barang seperti sector jasa dan keuangan juga memberikan rasa lain pada kompleksitas perdagangan di dunia ".

Bayu Krisnamurthi menambahkan keberhasilan Konferensi PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan dalam menata system perdagangan internasionalyang lebih adil  akan membuka harapan baru bagi Negara-negara berkembang untuk meningkatkan kegiatan perdagangan. Sehingga lebih memacu pertumbuhan  pembangunan dan penciptaan lapangan kerja. Selain itu  negara-negara berkembang juga dapat meningkatkan posisi tawarnya agar lebih diuntungkan dalam perdagangan internasional. Sepsha

Masalah Anggaran Teratasi, MRT di Jakarta Bisa Dinikmati 2017

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Hanggoro Budi Wiryawan dalam Seminar di Jakarta  baru – baru ini   mengatakan,   pembangunan moda transportasi massal berbasis rel (mass rapid transit – MRT) mengalami keterlambatan 3 tahun dari rencana karena kendala pendanaan akibat krisis keuangan global. Namun, saat ini kendala pendanaan  tersebut dapat  diatasi dengan adanya pinjaman lunak berjangka waktu 40 tahun dari Jepang. Saat ini sedang dilakukan pengerjaan fisik untuk tahap satu Lebak Bulus - Bunderan HI dan ditargetkan selesai tahun 2017. Setelah itu, dilanjutkan pengerjaan tahap II Bunderan Hotel Indonesia  - Kampung Bandan yang diperkirakan selesai tahun 2020. Jadi tahun 2020, menurut Budi Wiryawan, MRT sudah dapat dinikmati. Ia menambahkan transportasi massal MRT merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di kawasan  Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi.  kom/21.4’14

Presiden: Kartini Tak Hanya Inspirasi Bangsa

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui jejaring Sosial Senin mengatakan perjuangan Raden Ajeng Kartini bukan hanya sekedar inspiratif namun lebih dari itu merupakan kekuatan untuk kemajuan bangsa. Gerak juang Kartini bukan sekedar inspirasi, tapi telah menjadi kekuatan sejati bagi kemajuan bangsa. Presiden secara khusus memberikan komentar mengenai perjuangan RA Kartini untuk persamaan hak dan derajat perempuan pada Hari Kartini yang diperingati secara nasional setiap 21 April setiap tahunnya. Dalam sejumlah kesempatan, Presiden menegaskan pentingnya peranan perempuan, bukan hanya di dalam keluarga namun juga bagi kemajuan bangsa termasuk di dalamnya kemampuan perempuan untuk mengelola perekonomian serta menjadi penggerak dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti penghijauan, pendidikan dan kesehatan.ant/21.4’14mar

Menteri: Kuota polwan Diharapkan Minimal 30 Persen

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengharapkan, kuota polisi wanita - Polwan di kepolisian  mencapai 30 persen dari keseluruhan personel. Linda, saat menjadi pembicara dalam Konferensi Regional Polisi Wanita se-Asia II yang diikuti delegasi dari sembilan negara di Akademi Kepolisian Semarang, Senin menjelaskan, saat ini masih sekitar tiga persen,  oleh karena itu pihaknya  mengupayakan  agar minimal 30 persen. Ia menyambut baik rekrutmen Polri yang akan menerima sekitar tujuh ribu polisi wanita.Menurut  Linda, seperti yang dikutip dari Antara, proporsi penduduk yang setengahnya merupakan perempuan harus pula menjadi pertimbangan bagi kepolisian dalam memenuhi jumlah personelnya. Terlebih lagi, dalam menghadapi perkembangan zaman, khususnya tentang berbagai permasalahan sosial di masyarakat yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Ia mengharapkan di tubuh kepolisian, polisi wanita  memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan, pengembangan dan pelatihan.ant/21.4’14/mar

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990