30March2017

        

Home Tentang Kami Latar Belakang Sejarah

Latar Belakang Sejarah

The Voice of Indonesia, sejak kelahirannya telah mengalami pasang surut dalam mengemban peranannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada masa pra kemerdekaan RI, pernah menyelenggarakan siaran dari Bandung, Yogjakarta, dan Jakarta dengan sebutan The Voice of Free Indonesia, ikut menggelorakan perjuangan kemerdekaan.

Pada saat Proklamasi 17 Agustus 1945, The Voice of Free Indonesia merupakan satu-satunya media penyebar teks proklamasi Kemerdekaan RI ke luar negeri. Siaran tersebut segera mendapat sambutan hangat dari India, Mesir, dll. Sejak kepindahannya dari Yogjakarta tahun 1950 The Voice of Free Indonesia mengubah sebutan namanya menjadi The Voice of Indonesia (VOI) atau Suara Indonesia. Pada saat berlangsungnya Konperensi Asia Afrika yang pertama di Bandung, Jawa Barat, tanggal 18-24 April 1955, VOI juga secara intensif menggelorakan dan menyiarkan perhelatan internasional tersebut. Konperensi yang dihadiri negara-negara Asia dan Afrika tersebut menghasilkan Piagam Dasasila Bandung, yang menyulut semangat negara jajahan di berbagai kawasan dunia untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan.

Dalam Pembukaan UUD 1945 secara jelas disebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak dari segala bangsa, oleh karena itu segala bentuk kolonialisme di muka bumi harus dimusnahkan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Semangat ini akan menjadi acuan yang tetap hidup. Kami berkeyakinan bahwa dengan semangat yang saling memuliakan dan memartabatkan (mutually dignifying) kami sangat menjunjung hak asasi manusia, persamaan suku dan bangsa, dengan senantiasa menyelesaikan segala bentuk perselisihan di muka bumi secara damai. Kami sangat percaya bahwa kontribusi terbesar kami bagi dunia adalah bahwa kita masing-masing dapat mengambil peranan yang mulia walau sekecil apapun.

Pada era Orde Baru VOI, ikut memperkenalkan Indonesia di mata internasional tentang kebudayaan, kemajuan ekonomi, pembangunan, dan sikap politik Republik Indonesia. Pasca reformasi paa akhir tahun 90 an VOI menjadi sebuah Cabang Khusus Lembaga Penyiaran Publik RRI, sebagai satu-satunya Radio milik negara yang menyelenggarakan siaran yang ditujukan kepada masyarakat asing dan masyarakat Indonesia yang bermukim di luar negeri..

Kedudukan VOI semakin kuat keberadaannya dengan diundangkannya UU No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran di mana disebutkan bahwa LPP RRI merupakan badan hukum yang didirikan oleh negara. Dengan adanya konvergensi media, VOI berupaya memberikan pilihan layanan yang lebih beragam di mana pendengar dapat mengakses / mengunduh siaran kami secara lebih mudah. Bagi pendengar yang tidak sempat mendengarkan program acara kami, dapat mendengarkannya melalui "audio on demand" dalam semua layanan bahasa. Saat ini VOI memberikan siaran dalam 8 layanan bahasa.

Business Address

Jl. Merdeka Barat, Jakarta 4-5, 4th Floor

Jakarta 10110, Indonesia.

Phone: +62 21 3456 811,

Fax: +62 21 3500 990