
Film Indonesia menjadi perhatian publik Internasional di Jerman dan menjadi perbincangan dalam Festival Film Internasional di Berlin atau lebih kerap disebut Berlinale 2012. Sekretaris Tiga Kedutaan Besar RI - KBRI Berlin, Purno Widodo Selasa menyatakan, meski belum berhasil membawa pulang piala beruang emas dan perak, dua film Indonesia telah diperhitungkan dalam Berlinale 2012. Film berjudul Postcard from the Zoo, karya sineas muda Indonesia Edwin berhasil menembus kategori paling bergengsi di Berlinale yaitu Kategori Kompetisi setelah 49 tahun lamanya absen. Film ini banyak mendapat sorotan dari media masa maupun kritikus film internasional. The Hollywood Reporter menuliskan film ini sebagai film naratif eksperimental yang menawarkan safari yang menyenangkan walaupun beralur lambat. Film Indonesia lain yang mencuri perhatian publik adalah film karya Kamila Andini berjudul The Mirror Never Lies atau Laut Bercermin. ant/21.2'12
Pemerintah Tawarkan TKI Profesional Untuk Mega Proyek Di Dubai
Konsul Jenderal Republik Indonesia - KJRI di Dubai, Mansyur Pangeran, menawarkan tenaga professional Indonesia kepada Chairman Al Habtoor Group-Dubai, Khalaf Ahmed Al Habtoor, salah seorang pengusaha terkemuka Dubai. Al Habtoor Group, mega proyek perhotelan mewah, yang diluncurkan awal Februari dapat merekrut Tenaga Kerja Indonesia -TKI yang profesional di sektor hospitality. Sekretaris Pertama/Konsul Fungsi Pendidikan sosial budaya KJRI Dubai, Adiguna Wijaya Senin menyatakan, tawaran tersebut disampaikan Konsulat Jenderal Mansyur saat bertemu dengan Khalaf di Kantor Pusat Al Habtoor Group-Dubai. Sementara itu Khalaf Ahmed mengatakan akan membuka peluang kerja bagi para pelamar dari berbagai kebangsaan, termasuk dari Indonesia, sebagai karyawan hotel barunya nanti. Dalam pertemuan tersebut Konsul jenderal Indonesia Dubai didampingi Counsellor Ekonomi dan Sekretaris Pertama Ekonomi KJRI Dubai bertujuan untuk menggugah minat Al Habtoor Group untuk berbisnis dengan menanamkan modalnya di Indonesia. rep/21.2'12
Rusia - Prancis Rancang Jalur Pipa Gas Baru
Rusia dan Prancis tengah mempertimbangkan membangun jalur pipa gas baru menuju Eropa. Perusahaan raksasa gas Rusia Gazprom, Senin dalam pernyataannya mengatakan Direktur Utama mereka, Alexei Millter, bersama Duta Besar Prancis untuk Moskow, Jean de Gliniasty, telah mendiskusikan kerja sama antara perusahaan tersebut dengan sektor energi Prancis di masa yang akan datang. Kedua pihak sepakat tentang perlunya membangun sebuah jalur pipa langsung yang baru guna mengirimkan gas alam dari Rusia menuju Eropa, sehingga kebutuhan konsumen Eropa dapat terpenuhi. Mereka juga membincangkan sejumlah isu yang menjadi kekhawatiran bersama, termasuk proyek Nord Stream, proyek Shtokman dan kerja sama antara Gazprom dan perusahaan energi Prancis, GDF Suez. Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin sebelumnya telah menginstruksikan Gazprom untuk memastikan kelangsungan ekspor gas alam Rusia ke Eropa selama perubahan cuaca dingin baru-baru ini. Pasokan gas Rusia ke Eropa dalam beberapa tahun terakhir sempat tutun akibat sengketa antara Moskow dan Ukraina. mi/21.2'12
![]()