13.05 - 14.00 GMT + 7

Rising Star

Untitled Document


 

Share/Save/Bookmark

Media Bukan Untuk Branding Politik

Friday, 17 February 2012 13:38 marno/sugi/folda
PrintPDF
alt

Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara  Ahmad Mukhlis Yusuf  Kamis menyatakan media bukanlah tempat untuk pengenalan unsur politik tertentu. Jika branding politik pada media terjadi,  maka pengelola perusahaan mempertaruhkan reputasi medianya. Menurut  Ahmad Mukhlis,  jika branding politik di media terus dilakukan baik dalam jangka menengah dan panjang maka dikhawatirkan pelanggan  dapat  menilai negatif citra media tersebut. Dikatakan, Pers telah menjadi industri, jika hal itu menjadi industri yang memiliki identitas akan jadi lebih baik, namun jika industri tanpa identitas seperti dipolitisasi maka hal itu harus dipisahkan. Hal itu ditakutkan karena media dapat menjadi tidak berimbang dalam pemberitaannya dan konsumen dikhawatirkan memiliki citra negatif pada media. ant/17.2'12


Pemerintah tuntaskan kontrak tambang pada 2012


Pemerintah berjanji  menuntaskan proses renegosiasi kontrak tambang agar sesuai Undang - Undang  No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara pada 2012. Dirjen Mineral dan Batu bara Kementerian Ekonomi dan Sumber Daya Mineral -ESDM Thamrin Sihite di Jakarta, Kamis mengatakan, dalam dua minggu ke depan, pihaknya akan mengumumkan perkembangan hasil renegosiasi yang telah dilakukan.Dikatakan, ada 15 kontrak tambang yang selesai renegosiasinya dan siap ditandatangani dan akan dilaporkan ke Menko Perekonomian dan juga Presiden. Sementara itu, dalam rilisnya, Menteri ESDM Jero Wacik telah berbicara dengan beberapa perusahaan besar pertambangan untuk mendapatkan kesediaannya merenegosiasi kontraknya. Pada Kamis, Jero menerima kunjungan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto. Dalam pertemuan itu, Jero mengaku telah mencapai kesepakatan dengan Freeport untuk melakukan renegosiasi kontrak karya. ant/17.2'12

 

Israel Serang Iran Sangat Berbahaya dan Memicu Krisis


Keputusan Israel untuk menyerang Iran mendapat perlawanan dari beberapa negara, salah satunya Jepang.  Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda  memperingatkan Israel akan konsekuensi meluncurkan serangan militer terhadap Iran atas program nuklirnya. Kunjungan Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak ke Jepang membicarakan, perihal kemungkinan serangan terhadap Iran akan segera dilakukan.  Untuk itu, Nod mengatakan,  serangan itu  akan menjadi sangat berbahaya dan akan meningkatkan krisis di wilayah tersebut. Awal bulan ini,  Ehud Barak mengklaim bahwa jika sanksi-sanksi Barat terhadap Iran gagal untuk menghentikan program nuklirnya, tindakan militer terhadap negara itu harus menjadi agenda Israel. rep,17.2'12

 

 

 

Last Updated on Monday, 20 February 2012 08:43

VOI Twitter Updates

My Friends:

sapri yadi oktofano djafri lusi capriny duma riris silalahi Mikha Tambayong Novita Agustina Raisa Andriana FENDY YOHAN Muhamad Chaerul Adha WALHI
Follow voiindonesia on Twitter
You are here:   Media Bukan Untuk Branding Politik

Tentang Kami

Beriklan Bersama Kamai

Peraturan Penggunaan

Privacy and Cookies

copyright

Share/Save/Bookmark